Suara Kereta Api

December 15, 2014

"Naik kereta api. Tut tut tuut. Siiiapa hendak turuun. Ke Banduung, Surabayaa. Bolehlah naik dengan percumaa. Aayoo kawanku lekas naiik. Keretaku tak berhenti lamaa."

Familiar sama lirik diatas? Iya itu adalah lagu yang saya dengar waktu kecil. Gak tau siapa penciptanya, boleh dicarikan. Kalau kamu familiar sama lagu diatas, berarti masa kecil kamu bahagiaa.

Atau yang jugijagijugijagijug. Kereta berhenti. Aweu aweu.

Kebetulan rumah saya dekat dengan jalan kereta. Disini pun begitu, hanya perlu beberapa kilometer lagi untuk menuju rel kereta api. Tapi kalau pagi-pagi, subuh lah, suara kereta jelas sekali terdengar. Padahal jaraknya cukup jauh. Mungkin saking sunyi dan senyapnya daerah sini sampai-sampai suara kereta api terdengar nyaring.

Disini juga kereta api sering banget lewat. Setiap saya berangkat kerja, pasti pintu perlintasan udah ditutup dan macet. Soalnya rebutan pengen maju lebih dulu. Biasanya sih motor. Yang ngeri itu kalau ada truk yang muatannya berat banget di jalan yang cuma cukup dua mobil ini. Selain ngeri, nyusulnya juga susah.

Dan suara kereta juga bukan tut tut tuut. Dari yang saya dengar sih ngooong. Gojlak gojlak, gujes gujes. Terselah lah ya.
Read more ...

Lampu Merah Mati

December 14, 2014

Lampu merah memiliki peran yang sangat penting di jalan raya. Keberadaannya berfungsi untuk mengatur kendaraan yang lewat, terutama di perempatan atau pertigaan. Karena di jalan yang banyak persimpangannya, bahaya kalau gak ada lampu merah. Tau sendiri kan pengendara kendaraan sekarang kaya gimana.

Kemarin waktu hari Sabtu pas mau berangkat kerja, kebetulan listrik rumah mati. Dan kalau listrik rumah mati, listrik di perempatan juga pasti mati. Dan bener aja, lampu merah mati.

Disana suasana kacau. Dari arah depan ada truk dengan muatan berat mau lewat tapi gak bisa karena terhalang kendaraan dari arah samping. Saya pun gak bisa lewat karena kehalangan banyak kendaraan.

Suara klakson dan suara hewan jangan ditanya. Frekuensinya meningkat ketimbang suara hewan di kebun binatang. Yang satu ngotot, yang satu lagi ngotot, jadilah adu ngotot ditambah klakson.

Polisi gak ada, yasudah terima saja kekacauan ini.

Alhamdulillahnya macet belum terlalu lama. Jadi saya menemukan celah untuk menerobos ke depan tanpa mengganggu kendaraan lain. Serong kanan, serong kiri. Main serong hahahhahahaaseeekk. Jadinya gak telat masuk kerja. Ihik.
Read more ...

Belanja Apa Saja Waktu Harbolnas Kemarin? [Kepo]

Harbolnas, atau kepanjangan dari Hari Belanja Online Nasional. Entah siapa yang menciptakan hari itu yang jatuh setiap tanggal 12 bulan Desember. Yang jelas, banyak toko online yang memberikan diskon gede-gedean.

Yang suka diskon, angkat kakimu!!

Sebenernya saya tahu kalau kemarin itu toko online lagi pada diskon. Tapi sayangnya uang di rekening tidak mencukupi untuk beli sesuatu. Kenapa gak pas tanggal 29 Desember gitu waktu orang lagi kere sekere kerenya, haha.

Saya sering lihat-lihat di Lazada. Kebetulan Lazada juga ikut andil di Harbolnas. Bener aja. Waktu saya ngecek kemarin, terutama di kategori smartphone, diskonnya beneran. Saya kepincut dengan Motorola Moto E yang di hari biasa dihargai IDR 1,2 juta. Tapi pas Harbolnas cuma IDR 1 juta aja.

Belum lagi Xiaomi Powerbank melambai-lambai untuk dibeli. Ah sayangnya uang lagi gak ada. Coba kalau ada, saya beli semuanya. Ihik.


Kamu belanja apa saja, gaes?
Read more ...

Menghargai Gaji

December 11, 2014

Kemarin banyak berita yang minta buat naik gaji. Ya sebenernya wajar aja kalau buruh naik gaji. Soalnya, hal ini gak lepas dari naiknya harga BBM di pemerintahan yang baru ini dari IDR 6000 jadi IDR 8500 yang menyebabkan saya harus mengubah bahan bakar menjadi Pertamax.

Udah jadi tradisi juga kalau BBM naik, barang-barang lain pun ikut naik. Apalagi kebutuhan pokok juga ikut naik. Gaji buruh yang gak seberapa, dan harus mengikuti kenaikan kebutuhan pokok dengan gaji yang lama. Contohnya aja tiket bus AC Cikarang-Bandung yang asalnya IDR 42000 jadi IDR 52000. Naik IDR 10000 euy.

Saya juga seorang buruh. Seorang pekerja di pabrik. Alhamdulillahnya gaji pun mencukupi lah buat kebutuhan sehari-hari. Dan yang perlu diingat adalah saya gak kredit motor ninja atau juga kredit ponsel mahal.

Dengan gaji yang segitu, kebutuhan dasar setidaknya tercukupi. Makan, minum, listrik, internet. Semua lancar. Cuma ya itu. Harus pintar-pintar mengalokasikan dana supaya tetap survive sampai tanggal gajian.

Awal-awal dapet gaji, saya berubah menjadi orang yang hedon. Beli ini, beli itu. Maklum baru lihat uang sebesar itu milik sendiri. Sampai pada akhirnya saya sadar bahwa saya harus pandai mengelola uang itu sebagai salah satu bentuk menghargai gaji yang didapat.


Sampai sekarang pun saya masih belajar. Belajar untuk menghemat pos-pos apa saja yang bisa dikurangi dan lebihnya untuk ditabung untuk keperluan yang akan datang. Menikah misalnya.
Read more ...

Jarak

December 10, 2014

Apa yang salah dengan jarak? Ia hanya hadir jika salah satunya berpindah jauh. Atau bisa keduanya yang sengaja untuk menjauh, hingga batas waktu yang ditentukan. Entah satu tahun, dua tahun, atau bahkan bertahun-tahun.

Tidak ada yang menciptakan jarak. Sang Pencipta pun tidak menciptakan jarak dengan makhluk-Nya. Dia hadir dalam setiap untaian nadi yang ada pada tubuh kita. Bahkan lebih dekat. Mendekap penuh kehangatan dan rasa cinta yang teramat besar. Dia memberikan nikmat yang luar biasa banyaknya. Buih di lautan pun tak sanggup untuk menghitung nikmat yang diberikan-Nya.

Masihkah kamu jauh dari-Nya?

Tapi manusia membuat jarak itu ada.

Jarak bisa meneguhkan, bisa juga untuk mengendurkan. Seperti meneguhkan sanubari pada pilihan yang ada sejak lama ataupun baru-baru ini. Walaupun terpisah ruang dan waktu. Beratus-ratus kilometer pun tidak jadi masalah ketika mereka yakin mereka bisa menjalaninya. Walaupun tanpa sepatah kata pun.

Bisa juga untuk mengendurkan. Yang tadinya menggebu-gebu, akhirnya malas karena hadirnya tak ada. Toh dia tidak ada dan buat apa diperjuangkan? Yang artinya tidak yakin dengan pilihan hatinya.

Cinta pun bisa tercipta karena jarak. Jarak yang jauh, tidak pernah saling bertemu, dan saling sapa, membuat kerinduan yang amat dalam. Berharap dia hadir disini, walaupun hanya satu menit saja. Tiap detik dengannya begitu berharga. Tak peduli walaupun jarak akan memisahkannya lagi.

Satu menit sebelum jarak itu terjadi adalah momen yang paling bahagia. Detik demi detik kamu hargai untuk menebus rindu yang teramat sangat setelah jarak tercipta.

Hey, kita pun terpisah jarak. Tidak saling sapa dan tidak saling memberi kabar. Menahan rasa rindu ingin bertemu dan berbincang lama sekali. Bercerita tentang kisah masing-masing saat berada pada jarak itu. Diselingi tawa dan canda, dan mungkin sedikit amarah.

Ya, ingin sekali melihat tawa itu lagi. Apa bisa melihat tawa itu ketika pertama kali membuka mata?
Read more ...

Bangun Tidur, Gak Tidur Lagi

December 9, 2014

Selama saya kerja kebagian shift 2, saya susah sekali untuk bangun pagi. Pulang shift 2 sekitar jam 10 malem dan nyampe rumah sekitar pukul 11 malem. Sampai di rumah pun kadang gak langsung bisa tidur. Kadang pengen ngapain dulu. Entah browsing, nulis, atau juga makan.

Paling baru bisa tidur jam 1 pagi. Dan bangun jam... ah sudahlah.

Tapi pagi ini Alhamdulillah saya bisa bangun pagi walau tidur jam 2 malem. Menikmati udara subuh, dan tak lupa untuk sholat subuh.

Biasanya sih tidur lagi. Tapi membaca artikel di internet kalau udah bangun.gak boleh tidur lagi, saya paksain melek. Ngerjain hal yang bisa bikin melek kayak bikin teh manis anget dan juga buka laptop. Ngetik
.
Pagi yang menyenangkan. Semoga bisa seperti ini pada pagi hari seterusnya.

Gimana pagimu hari ini kawan?
Read more ...

Selalu Suka dengan Nuansa Tol Cipularang

December 8, 2014


Kamu pasti suka melewati tol Cipularang. Tol yang membentang dari Padalarang hingga Cikampek ini boleh dibilang menjadi jalur utama bagi masyarakat Jakarta untuk menuju ke Bandung, terutama pada saat weekend.

Dulu sebelum ada jalan tol Cipularang, perjalanan dari Jakarta ke Bandung harus melewati Cianjur dulu, sehingga memakan waktu sekitar 5 jam lebih. Itupun kalau lancar.

Tapi semenjak ada tol, perjalanan menjadi bertambah singkat dengan waktu tempuh cuma dua jam saja. Jadi jangan heran kalau banyak banget mobil plat B berseliweran ke arah Bandung pada saat weekend.

Tol Cipularang pun menjadi awal mula perkembangan bisnis travel. Semenjak belum ada jalan tol, apa ada travel? Mungkin ada, tapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Sekarang? Buanyak!

Saya pun termasuk orang yang menggunakan tol Cipularang. Walaupun tidak memakai kendaraan pribadi, saya sangat menikmati nuansa tol ini. Dan mungkin lebih maksimal jika menggunakan bus karena tempat duduknya yang tinggi.

Di kiri dan kanan jalan, kamu masih bisa melihat pepohonan rindang, hutan kecil, pinus, teh, dan tumbuh-tumbuhan lain yang berwarna hijau. Apalagi kalau sudah mencapai km 90 sampai area Padalarang. Ada bukit persawahan, jembatan jalan kereta yang sudah lama tapi masih tampak kokoh, juga kebun teh. Masih asri banget.

Coba deh kamu sekali-kali tengok kanan atau kiri waktu masuk tol Cipularang. Jauhin dulu smartphone dan nikmati suasana hijaunya. Dijamin, stress yang kamu alamin sewaktu kerja akan berkurang. Keseringan melihat mesin dan bangunan tinggi membuat kamu jadi bosan. Kecepatan minimal jalan tol saja dan nikmati nuansanya.

Memang Tol Cipularang ini cukup berbahaya karena sering terjadi kecelakaan. Tapi kalau berhati-hati dan berdoa sebelum berangkat, Insya Allah selamat.

Nuansa tol Cipularang bisa dinikmati maksimal ketika cuaca sedang bagus dan pada saat pagi hari.

Naik bus dari Bandung menuju Karawang ataupun sebaliknya dan duduk di dekat jendela menjadi kebiasaan yang sering saya lakukan. Saya ingin menikmati pemandangan yang disajikan tol Cipularang. Menjauhi gawai ataupun hal lain dan fokus pada pemandangan di luar jendela. Entah sekedar menikmati, melamun, atau membayangkan masa lalu. Ah sudahlah.
Read more ...
 

Followers