Riset Terlebih Dahulu Sebelum Menulis

April 17, 2014

Menulis itu memang menyenangkan. Semua unek-unek yang ada di pikiran dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, dapat keluar seluruhnya dengan tulisan. Pikiran yang kalut, motivasi terhadap sesuatu, menjadikan menulis itu menjadi mudah.

Betul tidak?

Saya yakin bahwa sebagian orang, atau mungkin semuanya, ada rasa yang sulit diungkapkan dengan kata-kata dan tangan ini rasanya gatal untuk menulis. Buku, binder, daun?

Apalagi jika sesorang itu tengah dalam keadaan moody. Galau misalnya.

Pastilah dia menulis tentang keadaan galaunya itu dengan lancar. Coba kalau dalam keadaan biasa saja, pasti susah.

Kenapa saya tahu? Karena saya sering memperhatikan teman saya yang galau di Twitter. Kata-katanya begitu indah. Indah menyayat hati sampai ke lapisan bagian dalam #halah.

Sama pengalaman pribadi juga sih. Iya #akurapopo

Kadang bikin lucu, kadang bikin empet. Solusinya? Kasihlah dia bunga. Jangan lupa, sekalian sama potnya.

Tapi kalau menulis tentang suatu ilmu, apalagi seorang wartawan. Haruslah melakukan riset terhadap apa yang ingin dia tulis.

Jika ingin menulis tentang politik, tentu harus meriset terlebih dahulu tentang masalah politik itu agar tidak salah tulis dan persepsi.

Gak lucu juga kan kalau tulisannya tentang partai A, tapi malah yang dibahas partai B. Lebih parahnya lagi kalau dia tidak tahu apa-apa tentang yang dia tulis.

Tulisan mudah untuk dihapus. Tapi reputasi yang dibangun bertahun-tahun bisa jatuh dalam sekejap saat ternyata dia bukan ahli di bidangnya.

Itulah gunanya riset. Mencari terlebih dahulu ilmu dan literatur terhadap tulisan yang ingin kita buat. Biasanya blog yang berbau opini diperlukan literatur dan pengetahuan yang cukup untuk mendukung opininya.

Memang menyuarakan opini itu boleh. Tapi lebih baik opini kamu didukung oleh data-data yang valid agar tulisan pendapat kamu lebih kuat. Benar kan?

Kecuali jika blognya berbau curhat. Eh tapi bisa juga buat tulisan curhat tapi riset terlebih dahulu. Kita mengenalnya dengan kata...

KEPO!

Jadi KEPO-lah dahulu sebelum kamu galau. Bukan deh, riset sebelum menulis hal-hal yang dianggap sensitif untuk dibahas jika tidak ada bukti tulisan dari sumber yang valid.

Sumber yang valid itu seperti apa sih?

Menurut saya sumber yang sahih itu adalah seperti situs berita yang terkenal macam KOMPAS, TEMPO, buku. Karena sumber seperti itu boleh lah 75% bisa dipercayai. Walaupun saya agak kurang percaya sama media. IfYouKnowWhatIMean.

Ya itulah media. Bisa membuat perspektif orang terhadap yang diberitakan menjadi kuat. Apalagi media yang sudah sejak lama diakui kebenarannya.

Riset juga-lah yang menyelamatkan kita jika ada sebuah komentar yang intinya adalah tidak setuju dengan pendapat kamu. Kamu jadi gak susah-susah lagi buat membela diri. Cukup tunjukkan link dari artikel yang kamu jadikan referensi sebagai penguat tulisanmu. Atau kasih buku yang kamu gunakan untuk mendukung riset tentang tulisan kamu. Beres bukan?

Itu dia pentingnya riset. Jadi bukan hanya profesor saja yang boleh melakukan riset. Blogger pun boleh. Harus malah.
Read more ...

#KisahKuliah: Bengkel Laptop Berjalan

April 11, 2014

Pernah gak sih waktu kamu chat di grup tapi gak diwaro sama teman yang dalam satu grup itu? Padahal satu sama lain kenal. Pernah gak? Saya sering.

Wajar sih. Dulu saya gak populer dan kebanyakan orang datang pada saya itu membawa laptop. Laptopnya gak jalan, aplikasinya ada masalah, atau juga Wi-Fi nya ada masalah. Ya mungkin saya ini tukang reparasi laptop gratis kali ya.

Mereka menganggap saya punya kelebihan akan komputer. Mungkin itu yang membuat mereka mempercayai saya untuk membedah laptopnya. Padahal saya gak terlalu mahir. Cuma seneng aja sama yang namanya kalkulator canggih. Hobi.

Kalau misalnya sudah jalan ya yowes. Bablas entah kemana. Ketemu sombong, gak ketemu apalagi (iyalah).

Mungkin kalau menurut saya masalah itu gak terlalu gede dan bisa diatasi sendiri. Tapi mereka menyangka kalau masalah itu masalah besar. Jadi suka ketawa sendiri aja ngeliat ekspresi temen yang panik gak jelas. Mukanya itu lho.

Yang membuat saya senang adalah pengetahuan saya yang tidak begitu banyak tentang komputer ternyata bisa bermanfaat bagi orang lain. Ada rasa senang yang amat sangat dalam hati. Apalagi jika masalah tersebut terselesaikan. Dobel senangnya.

Tapi yang bikin sedih adalah ketika laptop orang tersebut sudah benar dan bisa difungsikan dengan normal, mereka seakan-akan lupa akan keberadaan saya. Ditinggalkan, dijauhi, dan dilupakan. 

Ya gak apa-apa. Saya bisa menikmati itu kok. Sudah biasa.

Tapi saya mencoba untuk mengabaikan hal itu. Mencoba membunuh kesunyian hari-hari dengan laptop dan koneksi Wi-Fi yang sangat baik kala itu di kampus. Jika ada yang meminta bantuan lagi, saya siap membantu. Dan kalaupun diabaikan kembali, saya terima dan berlalu menuju laptop saya kembali.

Hal itu pun berlanjut sampai sekarang. Cuma bedanya kali ini di grup chat. Saya ngepost sesuatu, gak ada yang ngewaro. Kalau yang lain, yang respon bisa sampai 300. Yah, sepertinya memang saya gak populer dan sengaja dilupakan.
Read more ...

5 Hal yang Membuat Anda Malas Ngeblog dan Solusinya

April 10, 2014

Malas merupakan penyakit yang bisa menjangkit siapa saja. Tua, muda, pria, wanita. Dan juga blogger. Blogger juga manusia yang pasti mempunyai rasa malas dalam dirinya. Seperti malas untuk ngeblog dan membuat tulisan.

Tidak salah jika Anda malas untuk ngeblog. Karena hal itu manusiawi.

Untuk yang hanya menganggap ngeblog sebagai hobi atau juga sekedar untuk mencurahkan perasaan hati yang tidak bisa diungkapkan pada orang, mungkin malas juga tidak masalah. Nah bagaimana jika blogger tersebut menggantungkan hidupnya dari ngeblog?

Tidak ada ide, tidak bagus. Malas? Lebih tidak bagus :))

Saya pun pernah mengalami penyakit malas ini. Bukan hanya dalam hal ngeblog, tapi dalam kehidupan nyata. Tapi, sekarang sudah berangsur-angsur berkurang tingkat kemalasannya. Dari kemalasan-kemalasan itulah, saya menemukan beberapa hal yang dapat membuat saya malas dan bagaimana cara mengatasinya. 

Berikut adalah beberapa hal yang membuat Anda malas untuk ngeblog dan disertai solusinya.

1. Tidak ada ide

Wajar jika seorang blogger tidak punya ide sehingga mengakibatkan blognya terbengkalai berhari-hari dan bahkan berbulan-bulan. Karena tidak ada ide, jadi tidak bisa menulis di blog.

Solusinya: Anda bisa blogwalking ke blog-blog lain. Ada banyak sekali blog-blog bertebaran di Internet. Bacalah postingannya dan siapa tahu Anda bisa menemukan hal baru disana sehingga ide untuk menulis bisa Anda dapatkan. Atau bisa juga Anda membaca postingan saya yang berjudul Tips Menemukan Ide untuk Posting Blog

2. Tidak mood

Mood dapat mempengaruhi seseorang untuk melakukan sesuatu. Termasuk ngeblog. Apalagi wanita. Kaum hawa sering kehilangan moodnya karena berbagai hal. Berbeda dengan laki-laki yang condong lebih bisa mengatur moodnya. Suka tak suka, tetap jalan.


3. Tidak ada yang mengunjungi blog Anda

Sudah susah-susah membuat tulisan yang bagus. Tetapi tidak ada yang datang berkunjung. Rasanya pasti kesal sekali. Karena tidak ada yang datang ke blognya, lama kelamaan menjadi malas membuat postingan lagi.

Solusinya: Blogwalking

4. Tidak ada yang mengklik iklan

Anda sudah diterima oleh Google Adsense setelah 25x ditolak. Dengan rasa bangga, Anda memasang script iklan yang diberikan oleh Google Adsense pada blog Anda dengan harapan pengunjung akan mengklik iklan Anda. Namun ternyata, sebaliknya.

Solusinya: Memperbanyak trafik dan memperbanyak tulisan yang berkualitas.

5. Urusan di dunia nyata

Antara dunia maya dan dunia nyata kadang tidak bisa sinkron. Saat kita ingin ngeblog, eh ternyata tugas dari kampus atau lembur untuk pekerjaan di kantor. Sewaktu ingin menulis, ternyata lupa apa yang ingin ditulis tadi.

Solusinya: Buat postingan yang terjadwal. Misalnya pada hari Sabtu, membuat dua tulisan yang dijadwalkan pada hari Rabu dan hari Jum'at misalnya. Dengan begitu, blog Anda akan tetap update meskipun Anda tidak punya waktu pada hari non-weekend.

Itulah hal-hal yang dapat membuat saya malas untuk ngeblog dan mungkin juga hal diatas membuat Anda malas untuk ngeblog juga. Tapi tenang, setiap hal yang membuat malas tersebut sudah disertai dengan solusinya. Semoga bermanfaat :)
Read more ...

Iklan Itu Mengganggu, Tapi Dibutuhin

April 9, 2014

Apa disini ada yang berpendapat kalau iklan itu mengganggu? Iya emang bener juga sih. Iklan itu kadang mengganggu. Baik di dunia nyata maupun dunia si maya.

Kalau di dunia nyata, biasanya iklan itu muncul kalau lagi adegan tegang. Buktinya kalau kita lihat acara pencarian bakat gitu, pasti waktu siapa yang dieliminasi suka iklan dulu kan? Iya-in aja biar cepet.

Nah kalau di dunia maya, sebenernya sih agak mengganggu juga iklan itu. Iklan di internet itu yang terkenal adalah Google Adsense untuk yang global. Juga Idblognetwork untuk yang lokal. 

Sudahkah kamu diterima keduanya?

Iklan itu gak mengganggu. Asal ditempatkan sesuai pada tempatnya dan terlihat elegan. Bukan elegan namanya jika seluruh tampilan blog dipenuhi dengan tampilan iklan. Namanya cari gara-gara itu.

Ya bayangin aja. Lagi enak-enak baca artikel, eh tiba-tiba ada iklan yang nyosor nutupin setengah halaman dan baru bisa hilang kalau diklik iklannya. Sok, bete gak? 

Emang sih dari iklan kita bisa dapet kelebihan kita sebutnya. Tapi ya jangan maksa. 

Tau websitenya Kompas kan? Disana iklannya memang agak banyak. Tapi kalau menurut saya sih gak terlalu mengganggu. Penempatan iklannya pun pas. Walaupun memang ada juga iklan yang melayang-layang seperti butiran debu. Beberapa detik kemudian langsung hilang kok.

Jadi iklan itu emang dibutuhin sama empunya blog/website buat setidaknya menambah penghasilan. Cuma ya itu, tempatkanlah "script berharga" itu dengan cara yang elegan.

Salam pabrik! 
Read more ...

Branding?

April 8, 2014

Jaman sekarang itu sedang populer dengan namanya branding. Kalau secara kasarnya, branding itu bisa juga disebut pencitraan. Bukan merek lotion, yah. Mencitrakan diri kepada khalayak bahwa kita adalah seorang yang baik, misalnya.

Jangan jauh-jauh deh ngambil contoh branding itu. Tengok aja parpol yang kemaren kampanye. Itu sebenarnya branding juga. Cuma kalo menurut saya sih, fail. Pencitraan tapi gitu. Iya gitu, gitu-gitu aja.

Okelah skip soal politik.

Apa blog juga bisa dibranding? Oh jelas bisa. Saya beri contoh untuk blog dalam negeri seperti Blogguebo.com yang berfokus dengan tema monetasi blog, yang sayangnya sudah jarang aktif. Atau juga blog luar, seperti Problogger.net  dan DailyBlogTips.com nya Daniel Scocco yang konsisten pula dengan tema monetasinya.

Sekali-kali bacalah blog luar negeri. Sekalian belajar bahasa.

Tapi kalau dengan blog ini gimana?

Ya gak gimana-gimana. Blog ini sebenarnya mau dibawa ke tema blogging. Tapi berhubung sudah banyak yang membahasnya, ya jadinya ke blog personal aja. Sambil nyerempet masalah blogging juga. Tapi dengan penyampaian yang gak kaku. Siapa tau saya bisa bantu.

Kamu sendiri peduli dengan branding di blog kamu gak?
Read more ...

Golput Itu Ada Karena Terpaksa


Gak kerasa ya besok udah mau pemilu aja. Setelah kemaren-kemaren kita harus sabar dengan kemacetan, pengalihan arus, dan sorak-sorai gak jelas karena kampanye partai, besok akhirnya berakhir juga. Belum terlalu berakhir juga sih, soalnya masih ada pilpres.

Dan besok juga saya gak bisa milih. Sebenernya bukan gak bisa milih. Tapi karena KTP saya bukan di Karawang. Tapi di Bandung. Nyoblos mah gampang. Wong TPS disini aja cuma 5 meter dari kosan.

Kalau boleh berpendapat sih, golput itu bukan karena disengaja. Tetapi lebih karena hal pekerjaan. Banyak kok teman saya di pabrik yang terpaksa gak milih karena rumahnya jauh. Ada yang di Jawa Tengah. Ada juga yang di Sumatera. Coba, gimana mereka bisa milih kalau cuma libur satu hari aja? 

Dan sepertinya kasus yang seperti itu bukan hanya saya saja. Banyak juga pekerja disini yang kehilangan hak pilihnya karena hal tersebut. Atau juga karena diharuskan bekerja pada hari itu oleh perusahaannya. Ya namanya perusahaan kalau berhenti satu jam saja, ruginya bisa miliaran.

Kenapa gitu ya pemerintah gak memikirkan sampai ke hal seperti ini. Soalnya lumayan itu suara yang golput terpaksa itu. Di Karawang saja ada 3 kawasan industri besar. Belum lagi industri-industri di daerah lain.

Apa mungkin masalah ini sengaja dipelihara agar suara bisa dimanipulasi? Hmm..bisa jadi. 

Tapi kalau bisa memilih dengan KTP dan daerah tinggal yang berbeda itu juga bakalan jadi masalah. Bisa aja orang satu milih di TPS A, satu jam kemudian milih di TPS B. Jadinya ada suara tambahan.

Saya sendiri termasuk kedalam golongan golput terpaksa. Tapi saya saranin jangan sampai golput kalau emang kamu bisa milih di TPS dekat rumah.


Read more ...

Masih Buka Facebook? Saya Enggak

April 7, 2014

Pasti kamu-kamu semua kenal sama Facebook. Jejaring sosial yang saya kenal sejak kelas 2 SMA ini memang masih eksis hingga sekarang. Masih juga dipakai sampai sekarang. Ibu saya udah mulai jago Facebook lho. Hihi.

Padahal anaknya mainan Twitter.

Anak gembleng!

Memang sih di smartphone saya -ceila smartphone, biasa ke wartel juga- ada aplikasi Facebook. Cuman jarang saya gunakan. Cuma dilihat-lihat sedikit. Sekrol-sekrol timeline. Exit. #UdahGituAja

Bosankah saya dengan Facebook? Lumayan sih. Soalnya masih agak cukup banyak status yang berbau alay. Untung aja saya sudah instal alay detector yang bisa menghapus status alaybil. Emang ada? Ada, di otak saya. 

Tapi saya salut sama Facebook. Bisa jadi jejaring sosial yang menghasilkan banyak uang. Dulu sempet beli Instagram yang harganya milyaran, eh gak lama kemaren beli WhatsApp seharga triliyunan.

Di titik ini saya ngebayangin kalau Facebook bisa beli segitu mahalnya, berapa penghasilan per bulan sang founder ya? Beuh. Gurih-gurih sadap. Cukup buat beli kecap 2000 tahun kali yak.

Meskipun begitu, Facebook jarang saya gunakan. Cenderung gak pernah sih.

Kalau kamu masih akses Facebook? Iyaa kamuu.

Read more ...
 

Followers